07 Maret 2012
Delapan
Delapan itu kalo dirangkai akan berjalin layak rantai. Kuat-letoinya dia tergantung dari materi yang menyusunnya. Delapan. Delapan orang anggota kelompok drama-ku di kelas X. Aku, Tya, Danot, Yunas, Toro, Tinggi, Ozil dan Bonai. Lagi merasa kalok semua akan tetap begini. Seolah mereka kuat. Masih ada ketidakpastian dalam kepastian. Bagaimana dengan gorong-gorong yang akan sudah ditimbun tanah liat? Dia tetap bernafas. Aku ingin mereka menjalar keluar, tapi tetap seru bila bersanjung..
...kadang
Ia tahu waktu kapan aku sedih dan jatuh
Ia tahu bagaimana buatku menggerutu dan tertawa
Ia sering mengerlingkan matanya untukku
Ia benar-benar soleh
Ia pintar kimia
Ia suka membuat lelucon garing yang malah buatku tertawa
Ia tidak pelit, sering meminjamkanku pena
Ia lelaki
Ia lelaki
Tapi kelakuannya yang lembut,
membuat aku bergidik apa dia lelaki.... kadang
Ia tahu bagaimana buatku menggerutu dan tertawa
Ia sering mengerlingkan matanya untukku
Ia benar-benar soleh
Ia pintar kimia
Ia suka membuat lelucon garing yang malah buatku tertawa
Ia tidak pelit, sering meminjamkanku pena
Ia lelaki
Ia lelaki
Tapi kelakuannya yang lembut,
membuat aku bergidik apa dia lelaki.... kadang
Langganan:
Postingan (Atom)
